Rabu, 18 November 2015

Cara Beternak Kelinci

Cara beternak kelinci - Memelihara kelinci kini bukan hanya sebatas hobby ,tetapi dengan keseriusan dalam pemeliharaan beternak kelinci dapat mendatangkan hasil yang luar biasa,melalui artikel ini kami akan memberikan cara beternak kelinci yang paling mudah dan menguntungkan,serta yang paling penting adalah cara beternak kelinci yang akan kami bahas disini adalah tanpa harus mencari rumput ,sebelum memulai ada banyak hal yang perlu diketahui, simak beberapa hal penting sebelum beternak kelinci di bawah ini.

Cara beternak kelinci

Persiapan kandang kelinci

Ada dua tipe kandang yang biasa dipakai dalam beternak kelinci bisa sistem terbuka dengan memakai lahan yang sekelilingnya diberi pagar agar kelinci dapat bebas berkeliaran asalkan didalam area disediakan kandang atau saung untuk kelinci berteduh apabila hujan atau panas, dan yang kedua adalah dengan sistem kandang ,dalam pembuatan kandang kita bisa memilih dengan dua tipe yaitu dengan sistem baterai yang biasa dipakai untuk satu ekor kelinci untuk setiap kandang kandang tipe baterai ini sangat cocok untuk dipakai dalam pembesaran karna dengan cara ini kita dapat mengontrol langsung kondisi kelinci perekornya,kemudian untuk tife postal hampir sama dengan tipe baterai hanya ukuran yang kita buat lebih besar yang bertujuan untuk menempatkan beberapa ekor kelinci untuk pengembangbiakan dan merawat anak-anak kelinci.

Memilih Indukan Kelinci

Keberhasilan dalam beternak kelinci tidak hanya ditunjang salah satu faktor ,tetapi banyak hal yang harus kita perhatikan dalam menentukan kualitas dan produktifitas hasil budidaya,diantaranya dalam pemilihan bibit untuk indukan kelinci,berikut adalah tips dalam memilih bibit kelinci :
  • Cari kelinci yang memiliki riwayat kesehatan yang baik. Keturunan dari kelinci-kelinci yang menghasilkan banyak anak dalam sekali kelahiran.
  • Bobot tubuh indukan kelinci betina minimal 4-5 kg, jantan 3-5 kg.
  • Memiliki pinggul yang bulat penuh.
  • Punggung tidak cekung.
  • Mata cerah, tidak terlihat lesu dan ngantuk.
  • Bulu bersih, terutama di sekitar kelamin.
Setelah kita mendapatkan bibit yang baik untuk budidaya kelinci maka selanjutnya hal yang perlu kita perhatikan adalah penyediaan pakan kelinci.

Pakan Kelinci

Kata ngarit atau angon merupakan salah satu kata yang sering diucapkan juga banyak didengar terutama untuk para peternak atau yang berminat dalam beternak kelinci,alasannya karna salah satu kendala dalam beternak adalah dalam penyediaan pakan ,terlepas itu musim kemarau ataupun musim hujan ,karna pada saat musim hujan sudah dapat dipastikan rumput -rumput akan banyak tumbuh tetapi terkadang kita sulit untuk mencari rumputnya karna cuaca hujan yang terus menerus,dan pada saat kemarau kita banyak memiliki waktu untuk mencari rumput tetapi sayangnya pertumbuhan rumput akan berkurang karna mati kekeringan.

Sebagai solusi dari berbagai masalah diatas dalam penyediaan pakan untuk beternak kelinci adalah dengan pakan fermentasi,karna cara ini lebih mudah dalam pencarian bahan untuk pakan kelinci,juga kita bisa memanfaatkan limbah pertanian atau limbah produksi yang ada di sekeliling kita.untuk membuat pakan fermentasi yang baik dan sangat disenangi kelinci pakailah probiotik SOC .

Mengawinkan Kelinci

Parameter keberhasilan dalam beternak kelinci bisa kita lihat dari tingkat produktivitas atau kelinci bereproduksi dalam melahirkan anak,Mengawinkan kelinci bisa dengan dua cara, yaitu secara berkelompok atau berpasangan. Perkawinan berkelompok dilakukan dengan cara memasukkan sejumlah betina dan pejantan dalam satu area. Satu pejantan bisa mengawini 5-10 betina.
Sedangkan cara berpasangan dilakukan dengan memasukkan satu betina dan satu jantan dalam satu kandang. Selama masa perkawinan, amati apakah terjadi perkawinan atau tidak. Bila tidak, kemungkinan tidak cocok. Ganti pejantan dengan yang lain.

Berikut ini hal-hal umum yang perlu diketahui dalam mengawinkan kelinci:

  • Kelinci siap untuk dikawinkan setelah berumur 6-12 bulan, tergantung jenis ras.
  • Masa berahi kelinci berlangsung selama 11-15 hari.
  • Dari masa berahi satu ke masa berahi selanjutnya berlangsung selama 2 minggu.
  • Masa kehamilan berlangsung 28-35 hari, tergantung jenis ras.
  • Secara alami masa menyusui kelinci bisa berlangsung selama 8 minggu. Dalam usaha ternak kelinci masa menyusui eksklusif dilakukan selama 15-20 hari. Setelah itu anak kelinci diberi hijauan agar belajar makan sambil tetap menyusui, jangan disapih. Anak kelinci bisa disapih setelah 8 minggu.
  • Kelinci betina bisa dibuahi lagi (subur kembali) setelah 2 minggu terhitung sejak melahirkan.
  • Dalam satu tahun, kelinci bisa mengalami hingga 5 kali kehamilan.
  • Jumlah anak dalam satu kali kelahiran 4-12 ekor, tergantung jenis ras.
  • Masa produktivitas biasanya berlangsung 1-3 tahun. Bila kurang atau lebih dari itu biasanya jumlah dan kualitas anakan menurun.
Demikian merupakan panduan tentang cara beternak kelinci dan untuk lebih jelas tentang cara pembuatan pakan fermentasi untuk kelinci silahkan hub :

Ibu Sari 0823 1805 1919 / 27F86EEA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar